Main Sendirian di Halaman Rumah, Bocah 8 Tahun ini Tewas Diterkam Anjing Peliharaan Orang Tuanya

 

Anak kecil perlu pengawasan orang tua saat bermain. Pasalnya, mereka belum mengerti benar mana saja permainan yang aman ataupun membahayakan keselamatan.

Seperti yang terjadi pada Ramisya (8), Minggu (6/8/2017) sore. Saat tengah bermain di halaman rumahnya, Ramisya malah menjadi korban keganasan anjing yang merupakan peliharaan orang tuanya.

Peristiwa mengenaskan ini terjadi di Kota Malang, Jawa Timur. Sekitar pukul 15.30 WIB, korban tengah asyik bermain di halaman rumahnya. Tanpa sengaja, mainannya terjatuh di dekat anjing. Korban berusaha mengambil mainan tersebut karena mengira anjing sedang tidur. Namun, siapa sangka anjing itu malah menerkam dan mencabik-cabik tubuhnya.

“Kemungkinan anjing terkaget, dan akhirnya mencabik-cabik korban. Posisi anjing tersebut dalam keadaan terikat rantai dipojok halaman rumah orang tuanya,” tutur Ketua Umum RJT, Rukyatul Akhmad, dilansir malangtoday.net.

Tak jauh berbeda dengan Rukyatul, Ketua RT setempat Titin Utaminingsih juga memberikan kesaksia yang sama.

Menurutnya, saat itu tak ada pihak keluarga yang tahu bahwa Ramisya diserang anjing peliharaan orang tuanya. Sang nenek, Srihartatik (63) baru keluar dari rumah setelah para tetangga teriak-teriak meminta pertolongan.

“Korban bermain dengan anjing, neneknya tidak tahu karena sedang sholat. Ketika tau cucunya tergigit, Bu Sri berusaha menyelamatkan dengan memukul anjingnya. Dengar ada ramai-ramai, warga berdatangan,” tutur Titin.

Tetangga korban, Budi Setiawan, mengaku dirinya tak berani mendekat dan hanya berusaha menjauhkan anjing dari korban. Namun, anjing tersebut malah makin beringas dan mengoyak bagian leher Ramisya.

Tak berhasil menjauhkan anjing dari Ramisya, para tetangga pun berusaha memanggil ayah angkat korban yang bernama Wisnu. Baru setelah Wisnu keluar, anjing dapat dijauhkan.

Setelah itu, warga segera menyelamatkan Ramisya. Ia juga sempat akan dilarikan ke rumah sakit. Namun, karena telah meninggal dunia karena luka di lehernya, niatan tersebut dibatalkan.

Peristiwa yang menggegerkan warga ini langsung dilaporkan ke Polsek Blimbing. Tak lama kemudian, petugas kepolisian datang ke lokasi kejadian. Jenazah korban kemudian dibawa ke RSSA Malang untuk dilakukan visum. Selain itu, peristiwa juga dilaporkan ke unit K9 Polres Malang Kota untuk penanganan lebih lanjut.

Close

Leave a Reply